WhatsApp: +65 9822 2989
WeChat: +65 9822 2989

Blog

Jangan terkecoh oleh 8 mitos umum tentang perawatan pigmentasi

Jangan terkecoh oleh 8 mitos umum tentang perawatan pigmentasi

Mitos Perawatan Pigmentasi yang Lazim

Selama bertahun-tahun menangani pigmentasi, saya tercengang setelah menyadari bahwa mitos yang salah kaprah dan salah konsep ternyata MASIH beredar hingga kini. Banyak pasien sering kali mengajukan pertanyaan berikut ini:

“Dok, saya sudah mencoba bermacam-macam produk perawatan kulit tetapi tidak ada hasilnya. Dokter yakin krim buatan dokter ini manjur?”

“Dokter, saya tidak mau menggunakan laser! Saya dengar laser banyak efek sampingnya!”

“Wah, biaya perawatan dokter mahal sekali. Salon kecantikan jauh lebih murah!”

Saya ingin meluruskan semua mitos ini (semoga hanya sekali ini saja) sehingga Anda tidak memboroskan uang, waktu, dan usaha yang sia-sia dalam melakukan “perawatan” pigmentasi. Dan semoga semua itu ditujukan untuk mendapatkan perawatan yang benar.

Sebagian besar kasus pigmentasi dapat ditangani, tetapi hanya dengan diagnosis yang benar dan strategi perawatan yang sesuai, yang dilakukan oleh dokter berpengalaman.

 

Mitos #1: Anda MEMBUTUHKAN laser

Tidak benar, setidaknya tidak sepanjang waktu. Bahkan, belum lama ini saya menulis artikel seutuhnya yang membahas pemikiran yang keliru ini. Tentu saja banyak klinik dan spa kecantikan yang dengan penuh semangat membela penggunaan laser sebagai solusi “satu atap” untuk merawat segala jenis pigmentasi, tetapi ini TIDAK BENAR.

Pada umumnya, metode perawatan alternatif seperti krim pengobatan topikal (misalnya hydroquinone) dapat merawat kondisi seperti melasma, post-inflammatory hyperpigmentation (PIH), dan bahkan terkadang freckle dan solar lentigo juga. Dipadukan dengan tindakan perlindungan terhadap sinar matahari yang memadai, Anda akan tercengang setelah melihat betapa efektifnya kombinasi sederhana dalam merawat pigmentasi yang ringan ini.

Sun screen creams
Hanya untuk ilustrasi. Jangan meremehkan produk-produk ini!

Ini berarti Anda dapat terhindar dari kerepotan laser dan sebagai gantinya melihat hasilnya dari krim pengobatan yang harganya lebih terjangkau. Dengan demikian, Anda mungkin masih membutuhkan laser untuk pigmentasi yang lebih bandel dan dalam, misalnya Hori’s naevus.

 

Mitos #2: Laser akan MENIPISKAN kulit

Pemikiran yang salah ini berpangkal dari kenyataan bahwa berbagai jenis laser memang tersedia di pasar. Laser yang pada kenyataannya “mengelupaskan” kulit (menyebabkan timbulnya serpihan kecil pada kulit luar) sesungguhnya adalah laser ablatif (misalnya laser fraksional CO2 untuk melapisi kembali luka jerawat). Walaupun demikian, kulit akan sembuh sepenuhnya dan kembali ke ketebalan aslinya setelah perawatan.

Sebaliknya, laser yang umumnya dipakai untuk merawat pigmentasi bekerja dengan ilmu pengetahuan yang berbeda. Laser ini, seperti halnya laser Q-Switched Nd:Yag adalah non-ablatif, sehingga tidak “mengelupaskan” kulit atau mempengaruhi ketebalan kulit sama sekali.

laser q-switched ndyag
Beginilah cara laser Q-switched Nd:yag menghilangkan pigmentasi tanpa menipiskan kulit.

Mitos #3 – Laser kuat dan menyakitkan. Membuat kulit LEBIH sensitif!

Tidak benar. Saat ini Pengobatan dengan laser telah berkembang sedemikian rupa hingga lebih efektif, rasa sakit dan downtime-nya berkurang. Kenyataannya pigmentasi tertentu seperti melasma bahkan tidak memerlukan pengaturan laser berdaya tinggi akhir-akhir ini. Jadi mengapa kesalahpahaman ini terjadi?

Akibat penggunaan laser yang tidak semestinya dan oleh pemakai yang kurang berpengalaman, terutama dalam hal pengaturan daya tinggi yang tidak perlu dan dengan interval pendek, terkadang laser DAPAT menimbulkan komplikasi seperti PIH atau confetti hypopigmentations (noda putih yang menyebar di kulit yang dapat berlangsung hingga BERTAHUN-TAHUN).

Contohnya, saya TIDAK menyarankan dilakukannya toning laser terlalu sering (dengan Q-Switched Nd:Yag) dengan interval yang pendek setiap minggu, apalagi beberapa sesi perawatan dalam seminggu!

Secara pribadi, saya merancang laser pigmentasi dan protokol perawatan sendiri untuk memaksimalkan efek, kenyamanan, dan keselamatan, terutama untuk pasien dengan JENIS KULIT YANG SENSITIF dan WARNANYA LEBIH GELAP.

PIH (Spot yang lebih lebih gelap) di sebelah kiri dan Hipopigmentasi (Spot yang lebih putih) di sebelah kanan

Mitos #4: Pigmentasi AKAN muncul kembali setelah Anda menghentikan perawatan laser

Pigmentasi (terutama melasma dan freckle) kadang-kadang muncul kembali setelah perawatannya berhasil. Tetapi itu tidak ada hubungannya dengan menyelesaikan perawatan laser. Pemaparan konstan terhadap matahari dan hormon DAPAT menyebabkan pigmentasi muncul lagi TETAPI Anda dapat mencegahnya terjadi.

Pastikan Anda menjaganya dengan menggunakan tabir surya dan tindakan perlindungan terhadap matahari, agar memperoleh hasil yang bertahan dalam jangka panjang. Selain itu, mengabaikan tindakan perlindungan terhadap matahari dan perintah dokter selama perawatan tentu saja akan memengaruhi hasil pigmentasi.

Hanya sebagai contoh.

Laser hanya dapat mengurangi pigmentasi. Tergantung kerajinan Anda sendiri untuk mencegah pigmentasi muncul kembali.

Analogi ini seperti menurunkan berat badan. Begitu berat badan yang diinginkan tercapai, Anda sendirilah yang harus secara teratur memelihara keseimbangan yang sehat dalam berolahraga dan berdiet agar hasilnya terjaga terus-menerus. Jika itu tidak dilakukan maka berat badan akan kembali naik.

Lakukan dengan benar; pertama-tama hilangkan pigmentasi, selanjutkan cegah pigmentasi agar tidak kembali lagi dengan merawat kulit Anda.

 

Mitos #5: Teknologi Laser Terkini MENJAMIN hasil

Memiliki teknologi laser terkini TIDAK menjamin hasil. Teknologi baru sudah barang tentu dapat sangat membantu agar perawatannya berhasil, tetapi faktor-faktor ini jauh lebih penting:

  • Mendapatkan diagnosis yang benar
  • Menggunakan daya dan pengaturan laser dengan benar
  • Melakukan perawatan dengan interval yang benar
  • Mengetahui dengan baik kelebihan dan keterbatasan peralatan laser untuk meminimalkan efek samping
  • Mendapatkan hasil yang diharapkan dari laser tertentu

Semua itu hanya dapat diperoleh dengan pengalaman klinis dalam menangani pigmentasi.

pigmentation myths

Saya sendiri pernah menyaksikan dokter-dokter yang sangat berpengalaman yang menggunakan peralatan laser model lama dan hasilnya hampir sempurna. Tetapi, saya juga pernah menyaksikan dokter lain yang menggunakan teknologi laser terbaru justru tidak mendapatkan hasil atau bahkan masih ada komplikasi.

Memiliki mobil balap Ferrari tidak otomatis membuat Anda memperoleh trofi Kejuaraan F1, karena mobil itu harus dikendarai oleh pengemudi yang berpengalaman dan profesional yang sama hebatnya. Jika tidak demikian, pengemudinya bisa tabrakan.

 

Mitos #6: Krim OTC dan suplemen oral merupakan opsi yang LEBIH MURAH dan LEBIH BAIK

Saya merasa mitos ini harus dihilangkan.

Seseorang yang berada di konter produk (OTC) dapat sangat membantu dalam mencegah pigmentasi (terutama tabir surya) dan perawatan kulit. Akan tetapi produk OTC tidak boleh disamakan dengan krim medical-grade yang diformulasikan secara ilmiah untuk mengobati pigmentasi, yang pada dasarnya merupakan penyakit kulit.

Contohnya, krim obat Hydroquinone secara ilmiah diketahui untuk menghambat produksi pigmentasi pada kulit.

hydroquinone

Krim medis telah melalui studi klinis yang mendalam untuk membuktikan kemanjurannya dalam MENGOBATI pigmentasi. Krim ini juga HANYA boleh diresepkan oleh dokter bersertifikat.

Tidak seperti krim medis, produk OTC dimaksudkan untuk dijual ke pasar bebas, sehingga tidak boleh dibuat terlalu manjur.

 

Mitos #7: “Laser” juga tersedia di salon kecantikan.

Ada perbedaan yang SANGAT BESAR antara “spa grade laser” dan medical-grade laser. Di Singapura, hanya dokter bersertifikat yang boleh mengoperasikan medical grade laser. Salon kecantikan biasanya menggunakan perangkat yang serupa dengan spa grade Intense Pulsed Light (IPL) untuk merawat berbagai masalah kulit termasuk pigmentasi.

Pasien sering salah paham, menganggap IPL sebagai “laser”. Akan tetapi, IPL semacam itu BUKANLAH laser dalam hal cara kerjanya sehingga hasilnya pun tidak dapat dibandingkan dengan laser dengan medical grade.

IPL mungkin terlihat seperti laser yang sesungguhnya, tetapi sebetulnya IPL bukan laser.

Medical grade laser (misalnya laser Q-switched Nd:Yag) terbukti secara ilmiah dan secara klinis dirancang untuk menangani pigmentasi yang bandel seperti Hori’s naveus, freckle, dan solar lentigo, dsb.

 

Mitos #8: Perawatan kesehatan oleh dokter sangat MAHAL!

pigmentation doctor

Beginilah kenyataannya. Pasien TIDAK benar-benar harus menghabiskan banyak uang untuk berkonsultasi dengan dokter berpengalaman di Singapura tentang perawatan pigmentasi untuk mendapatkan hasil yang bagus. Kenyataannya, sebagian besar pasien pigmentasi hanya menghabiskan sekitar $200-$350 untuk krim topikal dan, jika diperlukan, $1000-$3000 untuk laser pengobatan di klinik, tergantung jenis dan tingkat keparahan pigmentasi.

Ini angka yang sangat masuk akal jika Anda ingin melihat pigmentasi Anda BENAR-BENAR menghilang.

Selama bertahun-tahun saya berbicara dan berinteraksi dengan pasien, YANG MENGEJUTKAN, saya benar-benar pernah bertemu dengan pasien-pasien yang sebelumnya telah menghabiskan lebih dari $10,000, untuk pengobatan pigmentasi di penyedia layanan perawatan non-medis dan kecantikan (misalnya spa kecantikan, salon wajah), tetapi hasil yang diharapkan tidak kunjung didapatkan.

Walaupun demikian jangan salah mengerti, beberapa di antara penyedia jasa tersebut sebetulnya sangat baik dalam menangani perawatan kulit atau masalah kulit yang lebih ringan, tetapi pigmentasi adalah penyakit kulit yang perlu ditangani dokter.

Jadi, jika Anda ingin melihat hasil yang bagus berdasarkan perawatan klinis untuk pigmentasi yang sesuai dengan uangnya, segeralah berkonsultasi dengan dokter berpengalaman.

Silakan menghubungi saya melalui WhatsApp atau WeChat kapan saja di nomor +65 9822 2989. Anda juga dapat mengirim email kepada saya di askdrdavid@onefaceclinic.com.

Salam sehat,
Dr David Ng C. H.

Feel free to WhatsApp or WeChat me at:
+65 9822 2989.

You can also email me at:
askdrdavid@onefaceclinic.com.


Cheers!
Dr David Ng C H
×
Hello!
How may we assist you?